Masa kanak-kanak hendaknya diisi dengan beragam aktivitas yang menyenangkan, misalnya saja bermain. Selain menjadikan hari-hari lebih ceria dan bersemangat, bermain juga berkontribusi dalam hal kesehatan dan pendidikan si buah hati. Oleh karenanya, kini banyak sekali produsen kebutuhan anak-anak yang menciptakan permainan edukatif, mulai dari Lego hingga plastisin. Plastisin oleh sebagian orang juga disebut lilin atau malam. Dengan adonan lilin ini, Anda dan anak dapat menciptakan sebuah permainan yang mengasyikkan sekaligus bagus bagi perkembangan fisik dan psikis si kecil. Seberapa mengasyikkan sih bermain plastisin? Ini permainan yang sangat seru lho, bunda. Dibandingkan dengan melukis dimana anak hanya berkreasi dan berekspresi dengan sapuan warna, plastisin juga mengaktifkan imajinasi bentuk konkret dari karya yang dibuat.

IMG_20150812_212641 copy

Belum lagi manfaat fisik yang diberikan seperti melatih kemampuan motorik halus hingga melenturkan sendi-sendi pada pergelangan tangan dan buku-buku jari. Untuk lebih jelasnya mengenai manfaat bermain plastisin untuk anak, yuk kita simak ulasan berikut ini.

(1) Melatih kemampuan dan kekuatan tangan Anak-anak usia 3 tahun ke atas mulai membutuhkan aktivitas yang melatih gerak serta kekuatan tangannya karena sebentar lagi mereka akan mulai memegang gelas sendiri atau melakukan kegiatan lain yang membutuhkan ketrampilan tangan. Bermain plastisin melatih mereka mengenali beberapa gerak tangan dasar seperti menekan, menggenggam, menusuk dengan jari, memelintir, memilin, meremas, menggulung, memotong, dan sebagainya.

(2) Melatih kreatifitas dan imajinasi Alam pikiran anak-anak dipenuhi dengan imajinasi tanpa batas. Plastisin, seperti halnya Lego, bisa menjadi media bagi mereka untuk menuangkan kreatifitasnya. Apa yang mereka punya dalam kepala, direalisasikan ke dalam bentuk-bentuk lucu dan menarik lewat lilin ini. Lihatlah bagaimana buah hati membentuk plastisin menjadi kue-kue menggiurkan atau bahkan boneka beruang yang menggemaskan.

(3) Meningkatkan interaksi sosial Terutama bila si kecil bermain plastisin bersama-sama saudara atau teman di sekolah. Bermain bersama membuatnya berinteraksi dengan guru dan teman sebaya yang sama-sama asyik membentuk plastisin. Ia jadi punya kesempatan untuk belajar berkomunikasi menggunakan suara atau bahasa tubuh.

(4) Terapi Menekan, meremas, serta memilin adonan plastisin dapat menjadi sebuah cara untuk menyalurkan emosi. Kemarahan atau kekecawaan yang biasanya ditunjukkan dengan memukul atau membanting, kini bisa dialihkan dengan menekan keras plastisin yang elastis. Selain dapat melepaskan stres dan emosi, pelampiasan kemarahan ini tak akan membawa kerusakan atau dampak negatif bagi orang lain dan dirinya sendiri.

(5) Menyenangkan Ini merupakan poin terakhir sekaligus mendasar dari bermain plastisin, yaitu menyenangkan alias FUN! Beragam warna yang tersedia serta kebebasan berekspresi menjadi kelebihan utama yang membuat aktivitas ini begitu mengasyikkan. Seru bukan bermain plastisin bersama? Sebelum membelikannya untuk si kecil, pastikan plastisin tersebut aman saat digunakan. Kalau Anda ragu-ragu dengan bahan kimia yang ada di dalamnya, cobalah untuk membuat adonan lilin sendiri di rumah dengan komposisi dan cara pembuatan dari tepung terigu, garam dan pewarna makanan. Selamat bermain!

Oleh: Ivan Bagus Yudhistira